100.000 Jatah CPNS 2018 Diusulkan Jadi Milik Guru Honorer

Pengangkatan guru honorer menjadi PNS100.000 Jatah CPNS 2018 Jadi Milik Guru Honorer

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Muhadjir Effendy mengatakan bahwa, pihaknya telah mengusulkan untuk mengangkat 100.000 orang guru honorer menjadi guru pegawai negeri sipil (PNS).

Seperti diketahui bersama bahwa sekitar setengah juta guru honorer belum lolos tes CPNS dari tahun-tahun sebelumnya. dan sudah bertahun-tahun bahkan puluhan tahun mengajar dan mengabdi dengan gaji hanya ratusan ribu rupian perbulan.
Adapun kebutuhan guru PNS di sekolah negeri diseluruh indonesia saat ini adalah mencapai 988.133 orang.

"Yang kita usulkan itu sebanyak 100.000 (orang) tahun ini," Ungkap Menteri Muhadjir di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (4/6/2018).

Muhadjir mengungkapkan, pihaknya akan mempertimbangkan kembali jumlah guru honorer yang telah diusulkan menjadi PNS pada tahun 2019.

Terkait dengan kurangnya guru PNS yang jumlahnya mencapai 988.133 orang tersebut, Menteri Muhadjir menyatakan, jumlah tersebut masih harus diteliti kembali. Untuk itu, Kemendikbud akan mencocokkan dengan data yang dimiliki Kemenpan-RB agar valid.

Meskipun demikian, kata Muhadjir, Kemendikbud tetap melakukan upaya efisiensi pemanfaatan guru.

Ini merupakan upaya untuk mengatasi kekurangan guru PNS di seluruh indonesia.

Salah satu solusinya yaitu dengan memberlakukan program keahlian ganda dan multi subject.
Artinya, guru tidak hanya mengajar satu mata pelajaran saja, namun bisa minimal dua mata pelajaran.

"Di SMK namanya program keahilan ganda. Di sekolah umum, kita punya program multi subject, mereka (guru-guru) disekolahkan lagi untuk ambil kemampuan mengajar mata pelajaran lain," ungkap Muhadjir.

Dalam program yang dimaksud, Menteri Muhadjir mensyaratkan minimal seorang guru dapat mengajar dua atau lebih mata pelajaran.

Dengan demikian, diharapkan untuk tingkat efisiensi guru dapat berjalan lebih optimal.

Sumber : tribunnews.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel