Rekrutmen PPPK Tahap II dibuka Usai LEBARAN dan CPNS Bulan Oktober 2019

 Jadwal dan Formasi Rekrutmen PPPK Tahp II dan CPNS 2019

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Syafruddin memastikan rekrutmen PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) 2019 tahap kedua akan dilakukan lebih awal ketimbang seleksi CPNS.
Tahun ini, pemerintah menyiapkan 250 ribu formas terdiri dari 150 PPPK dan 100 ribu CPNS. Dari 150 ribu formasi PPPK itu, pada tahap pertama disediakan 75 ribu formasi, namun baru terisi 50 ribu.

Kepala BKN Bima Haria Wibisana mengatakan, akan dibuka pendaftaran PPPK tahap kedua sebanyak kurang lebih 100.000 formasi. Jumlah itu keluar lantaran baru sebanyak 50.000 posisi yang terisi pada perekrutan Aparatur Sipil Negara (ASN) kontrak tahap pertama.
"Sebetulnya untuk Tahap I disediakan 75.000, dikasih alokasi 150.000 (untuk dua tahap perekrutan). Cuman yang sekarang baru kepakai 50.000 (formasi), masih ada sisa. Kalau bisa saya tarik ke belakang jadi 100.000," ujar Bima.

“Yang pasti duluan direkrut PPPK. Yang CPNS nanti setelah rekrutmen PPPK,” kata Menteri Syafruddin di Jakarta, 

Diakuinya, saat ini ada rekrutmen CPNS. Namun, itu rekrutmen CPNS 2018 untuk daerah-daerah yang terkena bencana.

“Hak mereka kan harus diberi. Formasi enggak boleh hilang,” ucapnya.

Jadwal Rekrutment PPPK Tahap II Usai Lebaran

Dia menyebutkan, rekrutmen PPPK 2019 tahap dua dilaksanakan pada triwulan dua atau tiga. Sedangkan CPNS triwulan tiga atau empat.

“Ya kalau PPPK tahap dua sekitar Juni-Juli lah. Namun, pastinya masih harus dirapatkan lagi,” ujarnya.

Dia mengimbau para honorer K2 yang belum mengikuti tes PPPK untuk mencoba pada tahap dua. Afirmasi tetap diberlakukan untuk honorer K2.

“Perlakuan khusus untuk honorer K2 tetap ada tahun ini. Karena tahap satu baru terisi 50 ribu, sisanya (25 ribu) ditambahkan formasi tahap dua,” tandasnya

Jadwal Rekrutmen CPNS 2019

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Syafruddin, memproyeksikan, perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil atau CPNS 2019 akan dilaksanakan pada akhir tahun. Dia juga memastikan, formasi pada CPNS tahun ini akan berjumlah sebanyak 100.000 posisi.

"Nanti, akhir tahun. Mungkin sama dengan tahun lalu (waktu pelaksanaannya), Oktober atau November," ungkap dia saat sesi konferensi pers di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (28/3).

Persyaratan Seleksi PPPK 
Lalu apa saja persyaratan mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan siapa saja yang berhak ikut ? 

Dalam pasal 16 PP Nomor 49 Tahun 2018 dijelaskan bahwa Setiap warga negara Indonesia yang memenuhi syarat bisa melamar menjadi PPPK (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja) untuk jabatan fungsional (JF)
antara lain :
  1. Usia paling rendah 20 tahun dan paling tinggi satu tahun sebelum batas usia tertentu pada jabatan yang akan dilamar sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. 
  2. Tidak pernah dipidana dengan pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana dengan pidana penjara dua tahun atau lebih. 
  3. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai Pegawai Negeri Sipil, PPPK, Prajurit Tentara Nasional Indonesia, Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta. 
  4. Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik atau terlibat politik praktis. 
  5. Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai dengan persyaratan jabatan. 
  6. Memiliki kompetensi yang dibuktikan dengan sertifikasi keahlian tertentu yang masih berlaku dari lembaga profesi berwenang untuk jabatan yang mempersyaratkan. 
  7. Sehat jasmani dan rohani sesuai dengan persyaratan jabatan yang dilamar. 
  8. persyaratan lain sesuai kebutuhan jabatan yang ditetapkan oleh PPK (pejabat pembina kepegawaian).

Tes PPPK
Dalam pasal 19 PP Nomor 49 tahun 2018 disebutkan bahwa ada 2 jenis seleksi yang akan dilakukan yakni : 
a. Seleksi Administrasi 
b. Seleksi Kompetensi  

PPPK Banjir Jaminan, Mulai Hari Tua Hingga Kematian 
Setiap ASN yang berstatus PPPK mendapat hak dan fasilitas yang setara dengan PNS. PPPK memiliki kewajiban serta hak yang sama dengan ASN yang berstatus PNS. Kecuali jaminan pensiun, PPPK juga mendapat perlindungan berupa jaminan hari tua, jaminan kesehatan, jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, serta bantuan hukum,”  kata Deputi SDM Kemenpan Setiawan Wangsa Atmaja 

sumber : bkn.go.id / jpnn.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel