Dibuka Rekrutmen PPPK Tahap II, Pemerintah Siapkan 98.000 Kursi

Pemerintah Siapkan 75.000 Kursi Untuk PPPK

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Syafruddin usai membuka acara buka puasa bersama KemenPan-RB, Senin (27/5/2019) menjelaskan bahwa "Memang rencana tahun ini kita akan merekrut lagi 100 ribu PNS ya. Dan P3K 150 ribu tapi sudah berjalan. PK3 itu sudah direkrut sekitar 52 ribu yang lalu di bulan kemarin ini Januari. Jadi nanti ada selanjutnya lagi untuk P3K,").
Menurut Syafruddin, seleksi PPPK ini juga tetap diprioritaskan bagi guru honorer, terutama mereka yang tidak lolos CPNS. Sementara, pelaksanaan PPPK tahap II direncanakan akan dibuka setelah lebaran.


Ada sejumlah kelebihan perekrutan PPPK ini di antaranya dapat memberi kesempatan bagi tenaga honorer yang ingin menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) namun tidak bisa mengikuti seleksi CPNS lantaran adanya batasan umur. "Seleksi PPPK ini sebab banyak yang tidak bisa ikut CPNS karena umurnya sudah lewat. Kalau PPPK tidak mensyaratkan umur," terangnya.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 49 tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja, masa hubungan perjanjian kerja bagi tenaga PPPK paling singkat satu tahun dan dapat diperpanjang sesuai kebutuhan dan berdasarkan penilaian kinerja. 

Perpanjangan hubungan perjanjian kerja didasarkan pada pencapaian kinerja, kesesuaian kompetensi dan kebutuhan instansi setelah mendapat persetujuan Pejabat Pembuat Komitmen. 

Sementara jika dilihat secara posisi, PPPK nantinya akan setara dengan PNS dengan mendapat gaji dan tunjangan yang sama, hingga fasilitas lainnya seperti jaminan kesehatan sampai jaminan kecelakaan kerja. Namun, PPPK tidak akan mendapat tunjangan pensiun seperti halnya PNS. Namun tenaga PPPK bisa mengelola pensiun secara mandiri kepada PT Taspen (Persero) dengan memotong gaji.

Persyaratan PPPK
Persyaratan Seleksi PPPK  Lalu apa saja persyaratan mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan siapa saja yang berhak ikut ?  

Dalam pasal 16 PP Nomor 49 Tahun 2018 dijelaskan bahwa Setiap warga negara Indonesia yang memenuhi syarat bisa melamar menjadi PPPK (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja) untuk jabatan fungsional (JF) antara lain : 

1. Usia paling rendah 20 tahun dan paling tinggi satu tahun sebelum batas usia tertentu pada jabatan yang akan dilamar sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. 

2. Tidak pernah dipidana dengan pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana dengan pidana penjara dua tahun atau lebih.  

3. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai Pegawai Negeri Sipil, PPPK, Prajurit Tentara Nasional Indonesia, Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta.  

4. Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik atau terlibat politik praktis.  

5. Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai dengan persyaratan jabatan.  

6. Memiliki kompetensi yang dibuktikan dengan sertifikasi keahlian tertentu yang masih berlaku dari lembaga profesi berwenang untuk jabatan yang mempersyaratkan.  

7. Sehat jasmani dan rohani sesuai dengan persyaratan jabatan yang dilamar.  

8. Persyaratan lain sesuai kebutuhan jabatan yang ditetapkan oleh PPK (pejabat pembina kepegawaian).

Sumber: CNNIndonesia & file PP Nomor 49 Tahun 2018

0 Response to "Dibuka Rekrutmen PPPK Tahap II, Pemerintah Siapkan 98.000 Kursi"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel