Segera Dibuka, Pemerintah Siapkan 75.000 Kursi Untuk PPPK


Baca Juga: Kumpulan Contoh Soal SKD CAT PPPK (P3K) dan CPNS 2019
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Syafruddin mengatakan, rencana rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tengah dibahas. Seleksi ini diharapkan bisa segera terealisasi.
Pemerintah Siapkan 75.000 Kursi Untuk PPPK


Adapun pemerintah menyiapkan kursi sebanyak 75.000 orang bagi PPPK nantinya. Jumlah ini terbilang sedikit dibandingkan seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) sebanyak 230.000 orang.

"PPPK ini tidak serumit CPNS karena jumlahnya juga nggak begitu banyak. Kalau CPNS sampai 230.000an, kalau PPPK ini sekitar 75.000," terangnya saat ditemui di Kantor Kementerian Bidang Kemaritiman Jakarta, Senin (14/1).
Menurut Syafruddin, seleksi PPPK ini juga tetap diprioritaskan bagi guru honorer, terutama mereka yang tidak lolos CPNS. Sementara, pelaksanaan PPPK diharapkan bisa terealisasi di minggu pertama Februari 2019.

Ada sejumlah kelebihan perekrutan PPPK ini di antaranya dapat memberi kesempatan bagi tenaga honorer yang ingin menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) namun tidak bisa mengikuti seleksi CPNS lantaran adanya batasan umur. "Seleksi PPPK ini sebab banyak yang tidak bisa ikut CPNS karena umurnya sudah lewat. Kalau PPPK tidak mensyaratkan umur," terangnya.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 49 tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja, masa hubungan perjanjian kerja bagi tenaga PPPK paling singkat satu tahun dan dapat diperpanjang sesuai kebutuhan dan berdasarkan penilaian kinerja. 

Perpanjangan hubungan perjanjian kerja didasarkan pada pencapaian kinerja, kesesuaian kompetensi dan kebutuhan instansi setelah mendapat persetujuan Pejabat Pembuat Komitmen. 

Sementara jika dilihat secara posisi, PPPK nantinya akan setara dengan PNS dengan mendapat gaji dan tunjangan yang sama, hingga fasilitas lainnya seperti jaminan kesehatan sampai jaminan kecelakaan kerja. Namun, PPPK tidak akan mendapat tunjangan pensiun seperti halnya PNS. Namun tenaga PPPK bisa mengelola pensiun secara mandiri kepada PT Taspen (Persero) dengan memotong gaji.

Persyaratan PPPK
Persyaratan Seleksi PPPK  Lalu apa saja persyaratan mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan siapa saja yang berhak ikut ?  

Dalam pasal 16 PP Nomor 49 Tahun 2018 dijelaskan bahwa Setiap warga negara Indonesia yang memenuhi syarat bisa melamar menjadi PPPK (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja) untuk jabatan fungsional (JF) antara lain : 

1. Usia paling rendah 20 tahun dan paling tinggi satu tahun sebelum batas usia tertentu pada jabatan yang akan dilamar sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. 

2. Tidak pernah dipidana dengan pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana dengan pidana penjara dua tahun atau lebih.  

3. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai Pegawai Negeri Sipil, PPPK, Prajurit Tentara Nasional Indonesia, Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta.  

4. Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik atau terlibat politik praktis.  

5. Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai dengan persyaratan jabatan.  

6. Memiliki kompetensi yang dibuktikan dengan sertifikasi keahlian tertentu yang masih berlaku dari lembaga profesi berwenang untuk jabatan yang mempersyaratkan.  

7. Sehat jasmani dan rohani sesuai dengan persyaratan jabatan yang dilamar.  

8. Persyaratan lain sesuai kebutuhan jabatan yang ditetapkan oleh PPK (pejabat pembina kepegawaian).

Sumber: CNNIndonesia & file PP Nomor 49 Tahun 2018

ADD COMMENTS
HIDE COMMENTS

Post a Comment

!=== KOLOM KOMENTAR ===!