PNS Kota Batu Sisihkan THR untuk Pegawai Honorer

bagi - bagi THR

Pemerintah Kota Batu menggalang solidaritas para pegawai negeri sipil (PNS) tetap untuk berbagi rezeki dengan pegawai honorer atau tenaga harian lepas (THL). Caranya, dengan meminta seluruh PNS untuk menyisihkan sebagian gajinya untuk dibagi dengan tenaga honorer sebagai Tunjangan Hari Raya (THR). 

“Besaran gaji yang disisihkan seikhlasnya, disesuaikan kemampuan masing-masing. Kami belum bisa memberikan THR kepada THL karena sejauh ini belum ada dasar hukum maupun kebijakan pemerintah yang mengaturnya,” kata Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso, Jumat, 24 Mei 2019. 
Saat ini Pemkot Batu 3.182 orang PNS, ditambah tenaga harian lepas (THL) alias pegawai honorer sebanyak 480 orang. Pada Lebaran 2019, seluruh PNS akan menerima tunjangan hari raya atau THR, yang akan dicairkan pada 27-28 Mei 2019.

Menurut Punjul, THR tersebut langsung ditransfer ke rekening bank milik ASN. Sedangkan pegawai honorer tidak mendapatkan THR. Karena itu, untuk meringankan beban THL, maka seluruh ASN diminta menyisihkan sebagian gaji untuk diserahkan kepada para THL. 

Pengumpulan donasi dikoordinasikan lewat masing-masing kantor organisasi perangkat daerah yang memperkerjakan THL. Semisal ada dua-tiga orang THL di salah satu OPD, maka donasi yang dikumpulkan dibagi tiga. Tidak dilarang juga bagi ASN yang langsung menyerahkan sebagian rezekinya kepada THL. 

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sebelumnya memastikan pembayaran Tunjangan Hari Raya atau THR bagi penerima pensiun/tunjangan juga dilaksanakan serentak pada hari ini. Total THR yang dicairkan pemerintah pusat mencapai Rp 20 triliun.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawat mengatakan berdasarkan hasil monitoring Tunjangan Hari Raya atau THR telah dicairkan Rp 19 triliun atau 95 persen dari proyeksi kebutuhan dana.

Adapun kata dia, proyeksi kebutuhan dana Rp 20 triliun yang terdiri untuk membayar THR bagi PNS, Prajurit TNI, Anggota POLRI sebesar RP 11, 4 triliun dan penerima pensiun/tunjangan sebesar Rp 7,6 triliun.

"Monitoring itu sampai dengan tanggal 24 Mei 2019 pukul 10.00 WIB," kata Sri Mulyani di kantornya, Jakarta, 24 Mei 2019.

Dia mengatakan terhadap pembayaran THR bagi penerima pensiun/tunjangan juga dilaksanakan serentak pada hari ini. Hal itu dilakukan melalui pemindahbukuan ke rekening penerima pensiun/tunjangan yang dapat diambil melalui ATM. Dan, kata dia, pembayaran melalui kantor pos yang juga dilaksanakan pada hari ini tanggal 24 Mei 2019.

Dia juga mengatakan masih terdapat Satuan Kerja yang belum dapat mengajukan SPM THR sampai dengan 24 Mei 2019, maka Satker dapat mengajukan SPM THR sampai dengan sebelum hari raya ldul Fitri atau 31 Mei 2019.

Menurut dia, bila Satker belum dapat menyelesaikan pengajuan tersebut, maka Satker dapat mengajukan SPM THR setelah hari raya. "Pada prinsipnya tidak ada THR yang hangus," ujar Sri Mulyani.

Adapun dalam rangka pelaksanaan pemberian THR itu, pada 2019 Pemerintah telah mengeluarkan ketentuan pemberian THR dengan ditetapkannya Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2019 mengenai pemberian THR kepada PNS, Prajurit TNI, Anggota POLRI, Pejabat Negara, Penerima Pensiun, dan Penerima Tunjangan. Juga Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2019 mengenai pemberian THR kepada Pimpinan Dan Pegawai NonPNS pada Lembaga Nonstruktural.

Untuk melaksanakan amanah kedua PP tersebut, Menteri Keuangan telah menetapkan PMK Nomor 58/PMK.05/2019 yang mengatur mengenai petunjuk teknis pelaksanaan pemberian THR kepada PNS, Prajurit TNI, Anggota POLRI, Pejabat Negara, Penerima Pensiun, Dan Penerima Tunjangan yang bersumber dari APBN. Dan, kata dia, PMK Nomor 59/PMK.05/2019 yang mengatur mengenai petunjuk teknis pelaksanaan pemberian THR kepada Pimpinan Dan Pegawai NonPNS pada Lembaga Nonstruktural yang bersumber dari APBN.

Arikel ini sudah tayang di bisnis.tempo.co dengan judul Solidaritas, PNS Kota Batu Sisihkan THR untuk Pegawai Honorer.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel