Pendaftaran Beasiswa LPDP S2 Alumni Bidikmisi 2019

Posted on

Pendaftaran Beasiswa LPDP 2019 kembali dibuka Pemerintah bagi mahasiswa tanah air untuk melanjutkan studi Magister (S2) dan Doktoral (S3) di Dalam Negeri maupun ke Luar Negeri. Khususnya bagi para alumni penerima Beasiswa S1 Bidikmisi selama menempuh studi sarjana, kini disediakan Beasiswa LPDP lanjutan yaitu Beasiswa S2 LPDP Alumni Bidikmisi.

Pendaftaran Beasisawa S2 LPDP Alumni Bidikmisi 2019

Beasiswa LPDP S2 bagi Alumni Penerima Beasiswa S1 Bidikmisi ini merupakan Beasiswa Penuh yang diberikan oleh Pemerintah untuk menanggung semua biaya Kuliah selama menempuh Studi Jenjang Magister single degree dengan durasi studi paling lama 24 (dua puluh empat) bulan baik untuk studi di Dalam Negeri maupun ke Luar Negeri.

Cakupan Beasiswa LPDP S2 Alumni Bidikmisi

Beasiswa ini merupakan Beasiswa Penuh yang didapatkan oleh para kandidat Penerima Beasiswa LPDP dengan rincian Tanggungan Biaya Kuliah, seperti pendaftaran, SPP, tunjangan buku, tesis, seminar, dan biaya pendidikan lainnya. Ada juga biaya pendukung, seperti transportasi keberangkatan dan kepulangan, asuransi kesehatan, visa, tunjangan hidup bulanan, tunjangan kedatangan, dana keadaan darurat, dll.

Bagi para penerima beasiswa LPDP S2 Alumni Bidikmisi dapat 3 (tiga) perguruan tinggi tujuan yang berbeda sesuai dengan tujuan Dalam Negeri atau Luar Negeri dengan program studi yang sama/sejenis/serumpun. Selanjutnya pendaftar yang telah ditetapkan sebagai Penerima Beasiswa wajib menyerahkan 1 (satu) LoA Unconditional dari Perguruan Tinggi Tujuan dan tidak dapat mengajukan perpindahan Perguruan Tinggi Tujuan dan program studi tujuan.

Seperti yang dilansir oleh tim redaksi idloker.info dari situs resmi LPDP, lpdp.kemenkeu.go.id , berikut persyaratan, cara pendaftaran, serta tahapan seleksi Beasiswa LPDP S2 Alumni Bidikmisi :

Baca Juga: Jadwal Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap 1 dan Tahap 2

Pendaftar wajib memenuhi persyaratan pendaftaran sebagai berikut:

Persyaratan Umum Pendaftaran Beasiswa

  1. Warga Negara Indonesia;
  2. Telah menyelesaikan studi program diploma empat (D4) atau sarjana (S1), dengan ketentuan sebagai berikut:
    • a. Perguruan tinggi dalam negeri yang terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT),
    • b. Perguruan tinggi kedinasan dalam negeri, atau
    • c. Perguruan tinggi luar negeri yang diakui oleh Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia atau Kedutaan Besar Republik Indonesia di negara asal perguruan tinggi.
  3. Tidak sedang (on going) atau telah menempuh studi degree atau non degree program magister baik di perguruan tinggi dalam negeri atau perguruan tinggi di luar negeri.
  4. Melampirkan surat izin mengikuti seleksi dari unit yang membidangi sumber daya manusia bagi yang sedang bekerja (format dapat diunduh pada aplikasi pendaftaran dibagian unggah dokumen);
  5. Melampirkan Surat Keterangan sehat yang masa berlakunya paling lama 6 (enam) bulan terhitung dari tanggal diterbitkannya sampai tanggal penutupan pendaftaran setiap periode, dengan ketentuan sebagai berikut:
    • a. Surat Keterangan sehat jasmani yang dikeluarkan oleh dokter dari Rumah Sakit/Puskesmas/Klinik;
    • b. Surat Keterangan bebas dari narkoba yang dikeluarkan oleh dokter dari Rumah Sakit/Puskesmas/Klinik/Badan/Lembaga yang diberikan kewenangan untuk pengujian zatnarkoba;
    • c. Surat Keterangan bebas dari TBC yang dikeluarkan oleh dokter dari Rumah Sakit/Puskesmas/Klinik, khusus untuk pendaftar dengan tujuan perguruan tinggi luar negeri;
  6. Melampirkan surat rekomendasi dari pimpinan, tokoh atau pakar di bidangnya (format dapat diunduh pada aplikasi pendaftaran dibagian unggah dokumen);
  7. Memilih program studi dan Perguruan Tinggi Tujuan yang sesuai dengan ketentuan LPDP;
  8. Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan pada persyaratan khusus pendaftaran beasiswa;
  9. Memenuhi persyaratan Bahasa sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan pada persyaratan khusus pendaftaran beasiswa;
  10. Beasiswa hanya diperuntukkan untuk kelas reguler dan tidak diperuntukkan untuk kelas-kelas sebagai berikut:
    • Kelas Eksekutif;
    • Kelas Khusus;
    • Kelas Karyawan;
    • Kelas Jarak Jauh;
    • Kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk;
    • Kelas Internasional khusus tujuan Dalam Negeri; atau
    • Kelas yang diselenggarakan di lebih dari 1 negara perguruan tinggi.
  11. Melampirkan rencana studi bagi program magister berdasarkan silabus/kurikulum program studi tujuan;
  12. Menulis proposal studi.

Persyaratan Khusus Pendaftar Beasiswa

Persyaratan Khusus Pendaftar Beasiswa Alumni Bidikmisi sebagai berikut:

  1. Alumni Bidikmisi yang telah lulus jenjang pendidikan sarjana dengan jangka waktu kelulusan paling lama 2 (dua) tahun dari tahun kelulusan strata satu;
  2. Melampirkan surat keterangan atau surat keputusan penerima beasiswa Bidikmisi yang dikeluarkan oleh kementerian atau perguruan tinggi terkait.
  3. Bersedia menandatangani surat pernyataan (format dapat diunduh pada aplikasi pendaftaran dibagian unggah dokumen)
  4. Memenuhi ketentuan batas usia pendaftar per 31 Desember di tahun pendaftaran paling tinggi 35 (tiga puluh lima) tahun;
  5. Ketentuan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Minimal 3.50 pada skala 4.0 atau yang setara yang dibuktikan dengan transkrip nilai asli atau telah dilegalisir;
  6. Memiliki sertifikat resmi kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku dan diterbitkan oleh ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) atau TOAFL dengan ketentuan sebagai berikut:
    • Pendaftar program magister dalam negeri skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL ITP® 400, TOEFL iBT® 33, IELTS™ 4,5, TOEIC® 400, atau TOAFL 400.
    • Pendaftar program magister luar negeri, skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL ITP® 500, TOEFL iBT® 61, IELTS™ 6.0, TOEIC® 630, atau TOAFL 500.
    • Sertifikat TOEFL ITP yang berlaku harus berasal dari lembaga resmi penyelenggara tes TOEFL ITP di Indonesia.
  7. Sertifikat TOAFL diperuntukkan bagi pendaftar dengan tujuan program studi dan/atau perguruan tinggi Islam;
  8. Wajib menyelesaikan masa studi sesuai yang tertuang dalam LoA Unconditional paling lama 24 (dua puluh empat) bulan;
  9. Apabila Beasiswa menyelesaikan studi lebih dari 24 (dua puluh empat) bulan untuk program magister, wajib melaporkan kepada LPDP dan menerima keputusan dari LPDP.

Tata Cara Pendaftaran

Pendaftaran dilaksanakan secara online dengan cara mengisi formulir pendaftaran dan mengunggah semua dokumen kelengkapannya pada laman resmi LPDP di https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/

Proses seleksi Beasiswa LPDP S2 Alumni Bidikmisi terdiri dari:

a. Seleksi Administrasi;

  • Seleksi Administrasi dilakukan dengan memeriksa kelengkapan dokumen dan persyaratan lainnya.
  • Pemeriksaan kelengkapan dokumen dan persyaratan lainnya sebagaimana dimaksud pada point a dilakukan dengan tahapan sebagai berikut:
    1. Tim penyeleksi administrasi melakukan verifikasi dan validasi terhadap kelengkapan dan kecocokan berkas pendaftaran berdasarkan persyaratan yang ditetapkan.
    2. Pendaftar yang dokumennya tidak memenuhi persyaratan dinyatakan tidak lulus seleksi administrasi.
    3. Pendaftar yang dokumennya memenuhi persyaratan dinyatakan lulus administrasi.
    4. Pendaftar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi ditetapkan sebagai peserta Seleksi Berbasis Komputer.
    5. Informasi pendaftar yang lulus atau tidak lulus seleksi administrasi disampaikan melalui akun pendaftaran online masing-masing pendaftar.
    6. Pendaftar yang tidak lulus seleksi administrasi dapat mendaftar kembali pada periode berikutnya.

b. Seleksi Berbasis Komputer

  • Seleksi Berbasis Komputer diikuti oleh peserta yang telah dinyatakan lulus seleksi administrasi dan ditetapkan sebagai peserta Seleksi Berbasis Komputer.
  • Materi dalam Seleksi Berbasis Komputer meliputi :
    1. Tes Potensi Akademik atau Tes Intelijensi Umum;
    2. Soft Competency atau Tes Karakter Kepribadian; dan
    3. On the spot essay writting.
  • Pengambilan keputusan peserta yang dinyatakan lulus pada Seleksi Berbasis Komputer berdasarkan hasil nilai Tes Potensi Akademik.
  • Peserta yang dinyatakan lulus seleksi Berbasis Komputer ditetapkan sebagai peserta Wawancara.
  • Peserta Seleksi Berbasis Komputer yang tidak lulus dapat mendaftar kembali pada periode berikutnya.

c. Wawancara

  • Sebelum wawancara, verifikator yang ditunjuk oleh LPDP melakukan verifikasi terhadap dokumen yang diserahkan oleh peserta
  • Peserta tidak dapat mengikuti seleksi wawancara, apabila dokumen yang diserahkan:
    1. tidak sesuai dengan persyaratan LPDP; atau
    2. terdapat unsur pemalsuan dokumen.
  • Peserta yang melakukan pemalsuan data atau dokumen tidak dapat mendaftar kembali pada semua program beasiswa LPDP.
  • Peserta mengikuti wawancara berdasarkan lokasi yang dipilih pada saat pendaftaran.
  • Wawancara dilaksanakan oleh Tim Pewawancara yang ditetapkan oleh LPDP.
  • Peserta yang dinyatakan tidak lulus seleksi wawancara tidak dapat mendaftar pada seluruh program beasiswa LPDP di tahun yang sama.

Format Proposal Studi dan Rencana Studi

1. Proposal Studi

Proposal Studi meliputi:
Justifikasi rasional pemilihan bidang studi, perguruan tinggi, area disiplin keilmuan, dan relevansinya terhadap kebutuhan institusi asal maupun pembangunan nasional.

2. Rencana Studi

Rencana Studi meliputi:

  • Deskripsikan rencana perkuliahan dan sks per-semester yang akan ditempuh hingga selesai studi.
  • Deskripsikan topik apa yang akan Saudara tulis dalam tesis.
  • Deskripsikan aktivitas di luar perkuliahan yang akan Saudara lakukan selama studi.
  • Melampirkan daftar silabus perkuliahan [kuliah studi lapangan (field study) yang mengeluarkan biaya tambahan tidak dibiayai oleh LPDP