Rekrutmen Bersama BUMN Gelombang II Segera Dibuka

Posted on

Badan usaha milik negara (BUMN) bakal kembali membuka seleksi program perekrutan bersama (PPB). Paling cepat rekrutmen bakal dibuka menjelang akhir tahun ini. Persiapan pun tengah dilakukan oleh tiap-tiap perusahaan negara.

“Ya bisa dibilang begitu, bisa saja ya (sebelum akhir tahun). Kita kan bergerak terus ini sebenarnya,” kata Direktur Eksekutif Forum Human Capital Indonesia (FHCI) Sofyan Rohidi kepada detikFinance, Jakarta, Minggu (25/8/2019).

CPNS buka Oktober: Download Ribuan Contoh Soal CPNS untuk Persiapan DISINI

Berdasarkan Anggaran Perusahaan (RKAP) tahun ini, yang disampaikan Kementerian BUMN, perusahaan pelat merah secara total butuh 11 ribu karyawan baru. Sebanyak 3.310 karyawan telah direkrut melalui PPB gelombang pertama.

Bila dihitung masih ada 7.690 karyawan baru yang dibutuhkan. Namun mungkin angka riilnya sudah berubah karena masing-masing BUMN ada yang sudah melakukan rekrutmen menggunakan mekanisme lain. Tapi pada dasarnya kebutuhan BUMN belum mencapai target sehingga rekrutmen bersama akan kembali dibuka.

Paling cepat akhir tahun ini, badan usaha milik negara (BUMN) bakal kembali membuka seleksi program perekrutan bersama (PPB). Tapi perusahaan pelat merah akan lebih dulu memprioritaskan peserta yang gagal pada gelombang pertama.

Peserta yang gagal di gelombang pertama ini sudah mengikuti proses seleksi yang dibuka pada 8 Maret. Pada gelombang pertama, dari 995.595 orang yang registrasi, 584.550 lanjut ke seleksi administrasi. Mereka lah yang akan didahulukan.

Baca Juga: Strategi Menjawab 100 Soal CAT SKD CPNS secara Cepat/Tepat

“Rencananya BUMN-BUMN itu akan mengutamakan mereka yang sudah masuk ke database itu,” kata Ketua Forum Human Capital Indonesia (FHCI) Herdy Rosadi kepada detikFinance, Jakarta, Minggu (25/8/2019).

Mereka yang sebelumnya gagal ini, ketika BUMN membutuhkan karyawan baru tinggal mengundang mereka untuk dipertimbangkan kembali.

“Pokoknya begitu ada yang butuh, mereka ambil dari data itu diundang, di-email, nanti kita monitor si BUMN itu berapa yang kepilih. Jadi seolah-olah selama setahun punya hak untuk diprioritaskan lah gitu,” jelasnya.

Tiap-tiap BUMN pun akan melakukan rekonsiliasi memperbaharui angka kebutuhan karyawan baru di perusahaan negara.

“Nah yang baru ini kita lagi mau duduk bareng lagi mau dikumpulin lagi BUMN-nya untuk 2020 itu ada kebutuhan seberapa jauh, rekonsiliasi lagi,” tambahnya.

Sekretaris Kementerian BUMN Imam Apriyanto Putro sebelumnya mengatakan, tahun ini sudah dilaksanakan PPB gelombang pertama dan akan disusul gelombang kedua.

“Tahun ini mungkin masih ada batch kedua. Ini baru batch pertama,” kata dia di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (23/8/2019).

Gelombang I : Dari 1 Juta Pendaftar, 3.300 Peserta Lulus Seleksi Bersama BUMN

Hasil seleksi program perekrutan bersama (PPB) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) meluluskan 3.310 peserta. Para peserta hari ini melaksanakan inaugurasi dan diberikan arahan langsung oleh Menteri BUMN Rini Soemarno.

Inaugurasi diselenggarakan di halaman Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Jumat (23/8/2019).

“Hari ini kita bisa rekrut total 3.310 putra putri terbaik bangsa untuk bergabung ke keluarga besar BUMN,” kata Rini dalam sambutannya.

Peserta yang lulus terdiri dari kategori reguler sebanyak 2.937 orang, disabilitas 177 orang, kawasan Indonesia bagian timur 196 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 1.467 perempuan, dan 1.843 laki-laki.

Rini mengatakan, saat proses rekrutmen dibuka ada 1 juta orang yang melakukan registrasi, dan 500 ribu yang melaksanakan proses administrasi. Itu menunjukkan banyaknya orang yang berminat untuk bekerja di BUMN.

“Yang teregistrasi 1 juta, yang melaksanakan administrasi 500 ribu. Tentu kita bangga bahwa yang ingin jadi karyawan BUMN banyak sekali,” tambahnya.

Jumlah BUMN yang melakukan rekrutmen bersama adalah 99 perusahaan, di antaranya PT Adhi Karya (Persero) Tbk, PT Pertamina (Persero), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, hingga PT Jasa Marga (Persero) Tbk

sumber: finance.detik.com